Menjelang pergantian tahun, moment yang ditunggu-tunggu setiap orang adalah liburan panjang, apalagi kalau bukan liburan akhir tahun, waduhhh, membayangkannya saja sudah senang apalagi kenyataan :) Liburan akhir tahun adalah liburan yang paling ideal dan perlu perencanaan yang matang karena biasanya bersamaan dengan liburan sekolah, sehingga ini merupakan kesempatan bagi sebagian orang untuk melepaskan beban rutinitas sehari-hari yang menyita waktu dan pikiran bersama seluruh anggota keluarga, saatnya terbebas dari aktifitas seperti robot yang full time dari pagi hingga malam, saatnya memanjakan diri, biasanya sangat sulit menyelaraskan waktu luang (liburan) anak-anak sekolah dengan orang tua yang bekerja, tak terkecuali itu pegawai swasta, apalagi pns ( salah perhitungan, tukin bisa melayang) dan pegawai bumn (kalau pengusaha nggak masuk kategori karena mereka bisa liburan sesuka hati hehehe). Yang harus diwaspadai pada akhir tahun 2016 ini, adalah adanya cuaca ekstrem yang membayangi wilayah indonesia. Nah, kata ekstrem sudah akrab ditelinga kita, ada yang namanya olahraga ekstrem, daerah ekstrem, cuaca eksterm dan lain lain sebagainya. Tahukah anda para sobat , menurut om wikipedia Cuaca terdiri dari seluruh fenomena yang terjadi di atmosfer Bumi atau sebuah planet
lainnya. Cuaca biasanya merupakan sebuah aktivitas fenomena dalam waktu
beberapa hari. Cuaca rata-rata dengan jangka waktu yang lebih lama
dikenal sebagai iklim. Aspek cuaca ini diteliti lebih lanjut oleh ahli klimatologi, untuk tanda-tanda perubahan iklim. Cuaca terjadi karena suhu dan kelembaban yang berbeda antara satu tempat
dengan tempat lainnya. Perbedaan ini bisa terjadi karena sudut
pemanasan Matahari yang berbeda dari satu tempat ke tempat lainnya
karena perbedaan lintang bumi. Perbedaan yang tinggi antara suhu udara
di daerah tropis dan daerah kutub bisa menimbulkan jet stream.
Sumbu bumi yang miring dibanding orbit bumi terhadap Matahari membuat
perbedaan cuaca sepanjang tahun untuk daerah sub tropis hingga kutub. Di
permukaan bumi suhu biasanya berkisar ± 40° C. Selama ribuan tahun
perubahan orbit bumi juga memengaruhi jumlah dan distribusi energi
Matahari yang diterima oleh bumi dan memengaruhi iklim jangka panjang.Cuaca ekstrim adalah fenomena meteorologi yang ekstrim dalam sejarah
(distribusi), khususnya fenomena cuaca yang mempunyai potensi
menimbulkan bencana, menghancurkan tatanan kehidupan sosial, atau
yang menimbulkan korban jiwa manusia.
Tapi jangan takut para sahabat, sekarang lembaga pemerintah non departemen seperti BMKG sudah memiliki beberapa aplikasi Untuk memudahkan masyarakat dalam mengantisipasi bencana
hidrometeorologi, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam dapat
menghubungi melalui :
call center 021-6546318 ;
- http://www.bmkg.go.id ;
- follow @infobmkg,
- App Store dan Google Play : infoBMKG;
Satellite Disaster Early Warning System (Sadewa) Sistem peringatan dini bencana
dapat mengurangi resiko bencana dengan meningkatkan kesiapsiagaan dalam
menghadapi bencana. Sadewa memonitor kejadian hujan ekstrem yang
berpotensi menimbulkan bencana banjir dan longsor di seluruh wilayah
Indonesia dengan resolusi 5 Km mendekati real time dan mengirimkan
informasi peringatan dini melalui website, e-mail dan pesan singkat
(SMS) kepada pihak-pihak yang terkait dengan penanggulangan bencana. Informasi Sadewa dapat diakses
oleh siapapun secara online, dengan cara mengunjungi portal Sadewa 3.0 yang
beralamat di http://sadewa.sains.lapan.go.id/.
Pada portal tersebut akan menampilkan data awan penyebab hujan yang disajikan
secara real time sehingga dapat digunakan sebagai acuan dalam memprediksi
intensitas hujan di Indonesia. Jadi dengan segitu gampangnya akses informasi tentang cuaca dan prediksinya ditambah aplikasinya yang semakin canggih sangat membantu kita memperoleh semua data dan informasi yang diperlukan sehingga liburan akhir tahun para sobat semakin tenang menikmati liburan karena semua informasi yang dibutuhkan ada dalam genggaman. ( beberapa sumber gambar berasal dari Google dan Youtube )



No comments:
Post a Comment